Insight

Yuk Kenal Lebih Dekat dengan Investasi Obligasi

By September 8, 2021No Comments

Obligasi merupakan salah satu instrumen investasi yang ada di Indonesia. Instrumen ini bisa menjadi pilihan investasi jangka panjang yang menjanjikan. Agar tidak salah dalam menenukan pilihan, ketahui dulu apa itu investasi obligasi serta untung ruginya. 

Pengertian Obligasi

Obligasi merupakan surat utang yang dijual kepada investor dengan harga yang ditentukan oleh perusahaan penerbit obligasi. Penerbit obligasi adalah perusahaan yang butuh modal besar untuk mengembangkan usahanya. Jadi, obligasi tidak diterbitkan oleh perorangan melainkan dari badan usaha. Dalam obligasi, investor akan mendapatkan keuntungan dari bunga obligasi. Jadi selain membayar utang, perusahaan penerbit obligasi juga harus membayar bunga. 

Keuntungan Investasi Obligasi 

Setelah mengetahui apa itu investasi obligasi, berikut beberapa keuntungan yang bisa dinikmati ketika menginvestasikan dana pada instrument ini. 

  1. Untung besar

Investasi obligasi menjanjikan keuntungan yang besar karena menawarkan bunga yang jauh lebih tinggi dibanding saat Anda menyimpan uang di deposito. Bahkan, besar bunga terus meningkat setiap tahunnya. Bila jatuh tempo obligasi semakin lama, maka Anda keuntungan yang dinikmati semakin besar. 

  1. Bisa Dijual 

Bila memiliki obligasi yang waktu jatuh temponya lama dan Anda memiliki keperluan mendesak, maka Anda bisa menjualnya ke pihak lain melalui pasar obligasi. 

  1. Aman

Obligasi merupakan jenis investasi yang aman karena perusahan penerbitnya harus perusahaan terpercaya, lembaga pemerintah atau bank. Artinya dokumen obligasi ini tidak dapat dipalsukan. 

Kerugian Obligasi

Sama seperti semua instrumen investasi lainnya, obligasi juga disertai risiko kerugian. Beberapa diantaranya yakni: 

  1. Harga dipengaruhi banyak faktor

Harga obligasi sangat mudah berubah dan dipengaruhi banyak faktor ekonomi makro. Salah satu contohnya yakni inflasi. Ketika inflasi  sedang meningkat, harga obligasi justru akan turun. Selain inflasi, harga obligasi juga sangat bergantung pada perubahan suku bunga serta kondisi perekonomian yang tidak stabil.

  1. Gagal bayar

Gagal bayar merupakan risiko terburuk yang bisa dialami oleh investor pemilik obligasi. Biasnya hal ini terjadi saat penerbit obligasi tidak mampu membayar nilai pokok investasi beserta bunganya. Dalam kondisi ini, investor bisa kehilangan sebagian atau bahkan seluruh nilai pokok yang diinvestasikan. 

  1. Perubahan Peraturan

Pemerintah bisa mengubah peraturan terkait perpajakan obligasi sehingga bisa berpengaruh pada hasil yang didapatkan investor. 

Setelah mengetahui apa itu investasi obligasi beserta untung ruginya, Anda bisa memutuskan apakah instrumen ini cocok menjadi tempat berinvestasi atau tidak. 

Leave a Reply