Investasi

Investasi Syariah, Pilihan Berinvestasi Yang Tepat dan Bebas Riba

By July 26, 2021No Comments

Bagi seorang Muslim, hal yang menjadi pertimbangan untuk memulai investasi adalah apakah hal tersebut melanggar prinsip-prinsip agama atau tidak. Namun tidak perlu khawatir, sebab investasi terbagi 2 jenis berdasarkan jenis transaksinya, yaitu investasi syariah dan konvensional. 

Apa itu Investasi Syariah?

Investasi syariah merupakan sebuah konsep pengelolaan dana dan penanaman modal dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan, namun dengan menerapkan prinsip-prinsip dan syariat Islam. Bila investasi konvensional di Indonesia diawasi langsung oleh OJK, investasi diawasi langsung oleh Dewan Syariah Nasional yang dinaungi oleh Majelis Ulama Indonesia. 

Apa Perbedaan Investasi Syariah dan Konvensional?

  1. Prinsip yang berbeda antara investasi syariah dan konvensional

Pada investasi syariah berarti segalanya menggunakan prinsip syariat Islam seperti musyarakah (kerjasama), salam, dan mudharabah (bagi hasil), agar bebas dari riba dan tidak bertentangan dengan ajaran Islam.

Baca Juga :  4 Tips Cerdas Investasi Properti bagi Pemula

Perbedaannya dengan prinsip yang digunakan oleh investasi konvensional adalah tidak adanya unsur halal maupun haram nilai yang ada pada investasi tersebut. 

  1. Investasi Syariah Menggunakan Sistem Bagi Hasil

Untuk mendapatkan keuntungan, investasi syariah menggunakan sistem bagi hasil. Sementara pada investasi konvensional, keuntungan yang diperoleh investor didapat dari suku bunga.

  1. Tujuan Investasi

Perbedaan selanjutnya dari investasi syariah dan konvensional juga terletak pada tujuan dari investasi tersebut. Umumnya tujuan melakukan investasi adalah untuk mendapatkan keuntungan atau return setinggi-tingginya. Namun berbeda halnya dengan investasi syariah yang bertujuan untuk mengutamakan socially responsible investment (SRI) yakni memperoleh keuntungan dengan melakukan kebaikan sosial.

  1. Produk Investasi

Pilihan produk investasi syariah yang ditawarkan jumlahnya tidak banyak dan terbatas, sebab lembaga usaha yang menerapkan kaidah Islam tidak sebanyak yang konvensional, dimana investor dapat menanamkan modalnya di segala sektor bisnis.

Baca Juga :  Mengenal Obligasi Syariah dan Jenis-jenisnya

Setelah mengetahui penjelasan dan perbedaan antara investasi syariah dan konvensional, apakah Anda tertarik untuk mulai berinvestasi dengan halal dan bebas riba?

Apabila Anda ingin berinvestasi dengan cara urun dana untuk membantu UMKM lokal, finansial teknologi Xaham.id siap mempertemukan antara pemodal dan penerbit saham untuk melakukan transaksi jual beli saham secara elektronik. 

Berada di bawah peraturan OJK (POJK.57/2020), Xaham.id dapat dipercaya dan diandalkan baik untuk para pemodal maupun UMKM lokal agar dapat maju bersama.

Leave a Reply