Investasi

Ingin Mulai Investasi? Kenali Dulu Tujuan Investasi yang Baik

By August 4, 2021No Comments

Investasi menjadi aktivitas bisnis yang mulai banyak diminati belakangan ini. Mereka yang menggeluti aktivitas ini berharap kelak dapat memperoleh keuntungan atau peningkatan nilai permodalan. Jika demikian, apakah seseorang yang berinvestasi selalu bertujuan cepat kaya dalam waktu dekat?

Tujuan Investasi yang Baik

Tujuan investasi yang baik tidak selalu tentang jumlah kekayaan yang akan Anda dapatkan dalam kurun waktu tertentu. Namun, bagaimana Anda memanfaatkan proses penanaman modal tersebut untuk menaikkan nilai aset yang dimiliki. Ada 3 tujuan pendanaan yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan menjadi investor, yaitu:

  • Mempersiapkan Suntikan Dana untuk Mengembangkan Usaha

Berinvestasi memang membuat seseorang mendapatkan keuntungan. Pada tujuan penanaman modal ini, seorang investor tidak semata-mata mengejar keuntungan saja. Namun, Anda memilih berinvestasi karena laba yang didapatkan dapat digunakan untuk mengembangkan usaha.

  • Mendapatkan Keuntungan yang Bisa Jadi Penghasilan Tetap
Baca Juga :  Hal-Hal Penting yang Harus Diperhatikan Sebelum Investasi Properti

Anda menanamkan modal pada perusahaan agar mendapatkan penghasilan tetap berupa keuntungan penjualan perusahaan setiap bulannya. Adapun besaran nilai keuntungan tersebut sesuai persentase saham yang dimiliki atau berdasarkan kesepakatan antara Anda dan perusahaan.

  • Jaminan Kelangsungan Bisnis di Masa Depan

Jika Anda seorang pemilik usaha, cara mencapai tujuan penanaman modal ini adalah dengan berinvestasi pada supplier. Keuntungan bagi Anda, bisa mendapatkan bahan baku dengan harga lebih murah sehingga bisa bersaing di pasaran. Selain itu, Anda tidak perlu khawatir kekurangan atau kehabisan pasokan bahan baku.

Jenis Pendanaan Berdasarkan Jangka Waktu

Berdasarkan lama waktu penanaman modalnya, pendanaan dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Jangka Pendek

Merupakan jenis penanaman modal yang bisa Anda jual atau konversikan menjadi uang setelah 3 tahun berinvestasi. Contoh penanaman modal jangka pendek ini, antara lain sertifikat deposito, obligasi jangka pendek, atau pasar saham.

  • Jangka Panjang
Baca Juga :  Cara Mengenali Investasi Bodong

Penanaman modal ini sangat cocok bagi Anda yang menyimpan uang dalam kurun waktu lebih dari tiga tahun untuk tujuan tertentu. Misal, Anda ingin mempersiapkan dana pendidikan, pensiun, atau menikah. Pastikan Anda tidak berniat mengambil dana sebelum tiga tahun ketika memutuskan berinvestasi jangka panjang. Contoh, permodalan jangka panjang reksadana.

Anda sedang mencari pendanaan dengan tujuan mengembangkan usaha? Percayakan pada Xaham.id, financial technology urun dana yang telah ada di bawah peraturan OJK (POJK.57/2020). Xaham.id akan membantu mempertemukan Anda dengan pemodal. Percayakan investasi Anda pada kami agar dapat mengembangkan usaha bersama yang lebih kuat, sehat, dan maju.

Leave a Reply