Tips

Tips Menghindari Kesalahan Yang Sering Dilakukan Investor Pemula

By September 2, 2021No Comments

Bagi seorang investor pemula, kesalahan-kesalahan memang sulit hindari. Sebab berinvestasi memang bukan hal yang mudah. Anda perlu banyak belajar dan memiliki mental yang kuat untuk terjun langsung di dunia investasi.

Namun Anda bisa menghindari kesalahan yang sering dilakukan oleh investor pemula dengan mempelajarinya terlebih dahulu, hal ini dilakukan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama seperti mereka. Mari kita simak tips-tips berikut ini.

  1. Berinvestasi Karena Ingin Mengikuti Tren

Saat ini banyak investor pemula yang ikut tren investasi. Sesungguhnya itu hal yang baik, namun apabila tidak memiliki tujuan investasi yang jelas, tidak mempelajari lebih dalam mengenai instrumen investasi yang akan diambil, dan tidak mengetahui resiko investasi, maka akan berujung kegagalan.

  1. Mengambil Keputusan Agresif yang Irasional

Banyak investor pemula yang sering terbawa oleh story perusahaan atau saat melihat portofolio hijau perusahaan tersebut, investor pemula langsung percaya diri dan agresif dalam transaksi jual-beli saham. 

Hal tersebut tidaklah salah, namun harus disertai dengan analisa yang kuat dan pengetahuan yang cukup. Kebanyakan dari investor pemula berpikiran bahwa semakin banyak dana yang dimasukkan, maka akan cepat mendapatkan keuntungan yang besar pula, Namun mereka tidak memperhitungkan loss apabila harga saham turun.

  1. Tidak Berani Untuk Cut Loss

Saat harga saham anjlok, para investor pemula cenderung untuk tidak melakukan cut loss. Cut loss merupakan suatu tindakan menjual saham yang telah dibeli untuk mencegah kerugian pada saat harga saham tersebut mengalami penurunan.

Oleh karena itu, sebelum mengalami kerugian lebih banyak lagi, ada baiknya Anda menetapkan batas cut loss. Misalnya saat harga saham mengalami penurunan 5%, kita dapat langsung menjualnya sehingga kerugian yang kita alami hanya 5%.

  1. Tidak Melakukan Diversifikasi Aset Investasi

Kesalahan berikutnya adalah tidak melakukan diversifikasi aset investasi, yaitu mereka berinvestasi hanya di satu pilihan instrumen investasi saja. Mungkin cara ini dianggap untuk meminimalisir resiko, namun sebenarnya tidak seperti itu.

Ada suatu ungkapan, “don’t put your eggs in one basket.” Investasi diibaratkan sebagai telur. Maka untuk meminimalisir resiko kehilangan, simpanlah ‘telur’ tersebut di beberapa keranjang. Misalnya ada yang di saham, reksa dana, maupun emas. 

Berikut tadi merupakan kesalahan yang sering dilakukan oleh investor pemula dan harus Anda hindari. Anda juga dapat melakukan diversifikasi investasi ke Xaham.id yang merupakan finansial teknologi urun dana. Sehingga Anda tak hanya mendapatkan keuntungan, namun juga dapat membantu UMKM lokal berkualitas. Silakan hubungi kami untuk informasi lebih lengkapnya.

Leave a Reply